Apresiasi Wagub Ingkong Ala untuk Dedikasi 8 Dekade Muslimat NU Kaltara

TARAKAN – Peringatan hari lahir ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama di Tarakan menjadi momentum refleksi peran krusial perempuan dalam pembangunan. Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala menilai organisasi ini telah melampaui tugas keagamaan semata.

Kehadiran Muslimat NU dinilai vital dalam memperkuat sendi-sendi kehidupan bangsa mulai dari level paling dasar. Hal itu disampaikan Ingkong saat menghadiri acara peringatan di Hotel Tarakan Plaza.

Perjalanan panjang organisasi ini menjadi bukti ketangguhan perempuan dalam merawat umat. Delapan dekade bukanlah waktu yang singkat untuk membuktikan sebuah konsistensi pengabdian.

“Ini merupakan bukti nyata konsistensi, keteguhan dan pengabdian Muslimat NU dalam mendampingi umat, memperkuat ketahanan keluarga serta berkontribusi membangun bangsa dari akar rumput,” kata Ingkong Ala, Sabtu (10/1/2026).

Ujung Tombak Masalah Nasional

Ingkong menuturkan organisasi perempuan ini telah menunjukkan peran strategis yang nyata di tengah masyarakat. Kiprah mereka tidak hanya terbatas di majelis taklim tetapi merambah sektor sosial, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Pemerintah provinsi memastikan dukungan penuh agar sinergi ini terus berjalan. Kolaborasi lintas sektor dianggap kunci utama mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Bumi Benuanta.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Choiri Fauzi menyoroti hal senada. Ia menyebut perempuan memegang kendali strategis dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional.

Arifah menekankan bahwa isu-isu krusial seperti perlindungan anak dan kesetaraan gender membutuhkan tangan dingin organisasi kemasyarakatan. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan mitra strategis di lapangan.

Kerja sama yang erat dinilai sangat penting untuk memastikan program-program pemerintah menyentuh langsung ke sasaran. Terutama program yang berkaitan dengan kesejahteraan dasar keluarga.

“Kolaborasi antara Muslimat NU dan pemerintah dinilai penting dalam menyukseskan berbagai program nasional, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pemenuhan gizi anak, serta penguatan ketahanan keluarga,” ujarnya.

Bagikan
Berita terbaru

Porprov Kaltara II 2026, Malinau Fokus Rampungkan Venue Strategis

Warga Selimau Keluhkan Jalan Rusak, Panas Mandi Debu Hujan Mandi Lumpur

Singgung Aset Ratusan Miliar Dolar, Presiden Ingatkan Tanggung Jawab Moral Petinggi Pertamina

Syukuran HUT ke-8, Irjen Djati Wiyoto Ajak Personel Maknai Perjalanan Organisasi

Apresiasi Wagub Ingkong Ala untuk Dedikasi 8 Dekade Muslimat NU Kaltara

Joging Sore Jadi Momen Gubernur Kaltara Berinteraksi Tanpa Batas dengan Warga

APA YANG ANDA CARI?